Wednesday, January 28, 2015

Agen Domino QQ : Lima Momen Terbesar Buffon


Lima Momen Terbesar Buffon


Agen Domino QQ - Buon Compleanno (selamat ulang tahun) Gianluigi Buffon! Di usia 37 tahun, portiere Juventus dan tim nasional Italia itu masih terus menambah daftar panjang penampilan dalam kariernya. Sudah lebih dari 500 penampilan dicatatkannya bersama Bianconeri dan 146 caps di skuad Gli Azzurri.

Lima Momen Terbesar Buffon

Ya, tepat 28 Januari 1978 silam, Buffon lahir di tengah-tengah keluarga atlet di Carrara, Italia. Kariernya sebagai garda gawang dimulai sejak usia 13 tahun di akademi Parma, hingga kini jadi salah satu kiper paling tangguh Italia sepanjang sejarah.

Buffon juga ikut terlibat dalam mukjizat yang dianugerahi pada timnas Italia, kala merebut trofi Piala Dunia 2006, pasca-Calciopoli, badai krisis memalukan yang sempat menerpa sepakbola Italia.

Tapi lain dari pada itu, duda beranak dua tersebut punya lima momen besar lain untuk dikenang di usianya yang kian senja, selain kemenangan Piala Dunia tersebut, sebagaimana dirangkum Bleacher Report, Rabu (28/1/2015):

1. Rekor Transfer Kiper Termahal

Sejak 2001 hingga detik ini, belum ada satu kiper pun yang bisa menyentuh rekor transfer Buffon sebagai penjaga gawang termahal. Juve membelinya dari Parma saat usianya masih menginjak 23 tahun dengan mahar 51 juta euro!

Juve bisa membelinya semahal itu setelah mencetak rekor transfer lainnya saat melego Zinedine Zidane sebesar 75 juta euro. Buffon didatangkan hampir bersamaan dengan sejumlah bintang lainnya macam Lilian Thuram dan Pavel Nedved, demi memenuhi skuad impian Marcello Lippi.

2. Final Liga Champions 2002/2003


Salah satu penyelamatan terbaik dalam karier Buffon adalah ketika mementahkan eksekusi penalti Luís Figo, di laga semifinal Liga Champions 2002/03 yang akhirnya jadi penentu Juve ke partai puncak.

Di laga final yang menghadirkan All-Italian Final kontra AC Milan, Buffon juga melakukan penyelamatan gemilang dari tandukan Filippo Inzaghi. Buffon tak ketinggalan ikut mementahkan dua tembakan adu penalti meski akhirnya Juve tetap kalah.

3. Runner-up Ballon d’Or 2006

Tahun 2006 jadi tahun yang campur aduk antara pahit dan manis buat Buffon. Usai Juve diterpa Calciopoli, Buffon mengecam manisnya trofi Piala Dunia di Jerman.

Berkat performa ciamiknya di tahun itu pula, Buffon dianugerahi Lev Yashin Award sebagai kiper terbaik. Tapi ternyata itu belum cukup untuk membuat seorang kiper kembali meraih trofi prestisius Ballon d’Or dan harus puas sebagai runner-up usai rekan setimnya, Fabio Cannavaro yang memenangi Ballon d’Or 2006.

4. Bawa Juve Kembali Promosi ke Serie A

Keputusannya untuk bertahan usai badai Calciopoli ternyata tak salah. Usai ditinggal banyak bintangnya kala terjerembab ke kasta kedua, Si Nyonya Tua memenangi Serie B dan kembali ke Serie A pada 2006/07. Kini Buffon jadi salah satu sosok yang bakal dicintai Juventini sepanjang masa.

5. Menangkat Gelar Scudetto 2013

Sejak promosi lagi ke Serie A, Juve masih harus menunggu sampai musim 2011/12 di mana mereka kembali dinobatkan jawara Italia.

Tapi Buffon masih harus menanti semusim lagi saat juara Scudetto 2012/13 untuk jadi orang pertama pengusung trofi juara, selepas ban kapten diserahkan kepadanya pasca-kepergian Alessandro Del Piero. Momen terbesar Scudettopertama buat Buffon.

Posted by

Judi Poker Online : Madrid Siap Jual Benzema


Madrid Siap Jual Benzema


Judi Poker Online - Meski terbilang aman posisinya, namun Karim Benzema sebaiknya sudah memikirkan untuk mencari klub baru. Hal ini tak lain karena beredar kabar Real Madrid bakal mendatangkan striker bertalenta milik Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Demi Kane, Madrid Siap Jual Benzema

The Express melalui sumbernya di Spanyol, Rabu (28/1/2015) mengatakan Madrid tengah membidik dua striker muda. Selain Kane, penyerang Liverpool, Raheem Sterling juga digadang-gadang bakal berlabuh ke Santiago Bernabeu.

Entrenador Los Merengues, Carlo Ancelotti nampaknya tergiur dengan permainan Kane yang masih berusia 21 tahun, tetapi sudah mengemas 18 gol untuk Spurs sepanjang musim ini. Sedangkan Sterling, pihak El Real dikabarkan telah mengajukan tawaran 26 juta pounds kepada The Reds untuk jendela transfer musim panas nanti.

Bagaimana nasib Benzema? Penyerang internasional Prancis itu mulai siap-siap mencari peminat. Bak gayung bersambut, mantan penyerang Olympique Lyon itu tengah dilirik duo klub raksasa Premier League, Arsenal dan Manchester United.

Pemain bernama lengkap Karim Mostafa Benzema merupakan penyerang murni yang awet di lini depan El Real. Ia sukses menjadi penyerang tunggal, usai menang bersaing dengan Gonzalo Higuain yang akhirnya hengkan ke Napoli. Sejak 2009 bergabung ke Bernabeu, Benzema telah mengantongi 81 gol dari 176 laga sejauh ini.

Posted by

Bandar Ceme : Gaji Odegaard Timbulkan Percikan Api di Madrid


Gaji Odegaard Timbulkan Percikan Api di Madrid



Bandar Ceme - Kehadiran Martin Odegaard menimbulkan masalah dalam tubuh tim yunior Real Madrid. Yang menjadi sebab adalah upah yang diterima wonderkidasal Denmark itu yang mencapai 80 ribu pounds (Rp1,5 miliar) per pekan, yang dinilai terlalu besar.

Gaji Odegaard Timbulkan Percikan Api di Madrid?

Odegaard merupakan salah satu properti paling diburu pada bursa transfer musim dingin tahun ini. Tapi, pada pekan lalu ia resmi menjadi milik Madrid seusai menolak tawaran dari sejumlah klub papan atas Eropa seperti Bayern Munich, Manchester United dan Chelsea.

Kapten tim yunior Madrid, Sergio Aguza, mengatakan bahwa Odegaard akan tetap disambut sebagaimana pemain baru di timnya, serta tidak ada perlakuan khusus. Akan tetapi, ia cukup kecewa dengan rumor akan gaji yang diterima gelandang serang berusia 16 tahun itu.

“Bukannya ini mengganggu saya, tapi saya juga ingin berada di atas sana dan menerima apa yang didapatkannya. Klub melakukan pekerjaan rumahnya, menjalankan ide-ide dan pada akhirnya kami harus melakukan dengan sedikit untuk mencapai tujuan kolektif,” kata Aguza, seperti dikutip Eurosport, Rabu (28/1/2015).

“Kami akan menyambutnya seperti pemain baru yang lain seperti (Eero) Markkanen atau Abner, Serta mencobanya untuk beradaptasi secepat mungkin,” lanjutnya.

Posted by

Agen Domino : Bocchetti Jalani Tes Medis di Milan


Bocchetti Jalani Tes Medis di Milan


Agen Domino - Upaya AC Milan menambah daya tahan lini belakangnya dengan mendatangkan bek baru bakal selangkah lagi terwujud. Bek sentral Salvatore Bocchetti sudah mendarat sejak kemarin dan hari ini langsung menjalani tes medis.

Bocchetti Jalani Tes Medis di Milan

Bek yang dipinjam selama enam bulan dari Spartak Moscow tersebut dikatakan sudah menyepakati transfer peminjaman dengan opsi permanen di akhir musim, tak lama setelah mendarat di Bandara Malpensa, Selasa (27/1/2015) kemarin.

Hari ini waktu setempat, bek berusia 28 tahun tersebut menjalani tes kesehatan di markas klub, Casa Milan dan sempat menyampaikan antusiasmenya secara singkat pada media lokal.

“Saya sangat bahagia. Sementara untuk keadaan dan kondisi saya, kita bicarakan nanti setelah tes medis,” ujarnya kepada Calciomercato, Rabu (28/1/2015).

Bocchetti kembali ke negara asalnya, Italia setelah serangkaian petualangan di Liga Rusia bersama Rubin Kazan dan Spartak Moskow.

Sebelumnya, pemain kelahiran Napoli ini lebih dulu mengecap pengalaman di Genoa serta klub-klub kecil macam Frosinone, Lanciano dan Ascoli.

Bocchetti juga sempat mengemas lima caps bersama tim nasional Italia, di mana debutnya dilakoni pada 10 Oktober 2009 silam pada kualifikasi Piala Dunia kontra Irlandia.

Posted by

Bandar Poker : Ulah Costa Lewati Batas


Ulah Costa Lewati Batas


Bandar Poker - Legenda Arsenal Thierry Henry merasa ulah Diego Costa sudah melewati batas saat menginjak kaki Emre Can dalam partai Chelsea vs Liverpool dalam leg kedua semifinal Capital One Cup, Rabu (28/1/2015) dini hari WIB.

Ulah Costa Lewati Batas

Costa dinilai sangat beruntung masih berada di lapangan hijau Stamford Bridge, karena wasit tidak secara persis melihat insiden bomber The Blues itu dengan Can. Untuk diketahui, padahal saat itu laga baru berusia 12 menit.

Perilaku Costa pun seketika mengundang kritik serta kecaman, tak terkecuali dari Henry. Menurut King Henry penyerang internasional Spanyol itu dengan sengaja menginjak Can.

“Anda bisa dengan jelas melihat dia dengan sengaja melakukan itu. Saya suka gairahnya, saya suka agresivitasnya tapi saya pikir dia terlalu jauh. Saya pikir seharusnya yang keluar kartu merah tapi wasit tidak melihatnya, hakim garis tidak melihatnya dan wasit keempat juga tidak melihatnya,” kata Henry kepadaSky Sports, Rabu (28/1/2015).

Costa juga sempat berselisih dengan Martin Skrtel dan Steven Gerrard. Henry menilai ulah eks-bintang Atletico Madrid itu dengan Gerrard masih bisa ditolerir, tapi dengan Can dan Skrtel itu yang sulit untuk dipahami.

“Insiden yang satu dengan Stevie-G saya tidak terlalu pikirkan. Dia membiarkan orang-orang tahu dia ada di sekitar dan Stevie-G melakukan hal yang sama. Saya suka gairah Costa dan bagaimana dia bermain di dua kesempatan di sana terutama dengan Can dan Skrtel, itu terlalu berlebihan,” jelasnya.

Posted by